Minggu, 27 April 2014

Tuhan itu adil



Menurut ku Tuhan itu adil.
Dia kasih aku jerawat yang selalu berusaha aku hilangkan, tapi Dia juga kasih aku bulu mata lentik dan alis tebal yang selalu ku banggakan.
Dia memberi ku gigi yang rapuh, yang dari kecil sudah harus ditambal serta gigi berantakan yang tak enak diliat. Tapi Dia kasih aku gigi ginggul yang orang lain rela mengeluarkan uang jutaan untuk memilikinya juga.
Dia membiarkan tubuh ku kurus yang dari dulu tak pernah ada perubahan sedikitpun, tapi karena itu aku tak pernah ragu untuk memakan apapun makanan yang ingin ku makan.
Dia juga kadang memberi perasaan sedih, benci, kesal. Tapi apa ? Dia memberi ku sifat pecicilan, hiperaktif yang kesulitan untuk berdiam diri. Dia membuatku selalu terlihat “ceria”.
Lihat, Tuhan adilkan ? lantas pada dasar apa kamu menghujatnya dengan kalimat “Tuhan tak adil !” ? lihat, pandangi dirimu. Dibalik kelemahan selalu ada kekuatan. Mulai lah untuk mencintai dirimu sendiri.
Berhenti memandang keatas dan mulai lah lihat kebawah. Sudahi mencibir orang yang lebih darimu, tapi berusahalah, percaya bahwa suatu saat nanti kamu akan melebihi seseorang yang kamu anggap “sempurna” jika kamu mau berusaha dan berdoa serta bersyukur atas apa yang kamu miliki sedang orang lain tak memilikinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar