Rabu, 15 Oktober 2014

17tahun memuakkan.



Saat berumur 16 tahun saya sangat menanti-nantikan ulang tahun ke 17 saya. Saya sudah bisa membayangkan betapa cantiknya foto SIM dan KTP saya. Saya juga berpikir tentang beberapa situs dewasa yang pasti bisa saya akses dengan mudah mengingat usia 17 tahun sudah diperbolehkan untuk masuk ke web tersebut. Saya bahkan dengan ambisiusnya telah memikirkan rencana pergi jalan-jalan ke luar kota atau hanya sekedar jalan-jalan pada malam minggu – terlalu naif. Ternyata itu semua salah.
Umur 17 tahun tak seindah pemikiran saya. Foto SIM saya sangat tidak dapat dibayangkan sama sekali, terlebih KTP, mereka membuat wajah saya terlihat mengerikan. Saya masih tidak diizinkan kemana pun tempat yang saya inginkan, saya juga merasa apapun yang saya lakukan adalah salah. Dan semuanya terlihat menyebalkan karena tak terjadi sesuai keinginan saya – ya kecuali situs dewasa itu.

Saya mengalami masa labil berkepanjangan, emosi setiap saat dan merasa muak terhadap semua keadaan yang tak sesuai dengan kemauan saya. Saya mengalami sakit kepala terus menerus dan kesulitan untuk tidur. Mungkin saya sudah setres.
Saya benci keadaan rumah, ayah yang terlalu over protektif dan ibu yang selalu mengomel seharian tanpa sebab. Keduanya menjadi kombinasi yang sangat parah mengingat saya yang sudah remaja ingin menyendiri dan (kalau bisa) bebas.
Terlebih saya merasa tak memiliki tempat untuk mengeluarkan semua unek-unek dipikiran saya. Mereka semua hanya melihat saya adalah anak beruntung karena disayangi orang tua berlebih karena saya anak tunggal, mereka tak tau rasanya jadi saya ! setiap cerita yang terlontar selalu disalahkan, bahwa orang tua saya selalu benar dan saya lah yang terlalu berpikiran pendek. Bagaimana ini bisa terjadi ?
Dari luar mereka memandang takjub bahwa saya adalah remaja ceria yang selalu tersenyum senang dan memiliki teman yang banyak. Mereka berpikir bahwa hidup saya sempurna dengan apa yang saya miliki. Nyata nya mereka salah. Saya benci hidup saya. Saya benci menjadi anak tunggal yang terlalu dilindungi. Saya benci memiliki banyak teman yang nyata nya tak semua dari mereka menganggap saya teman pula. Saya bahkan benci untuk berpikiran seperti ini.
Saya hanya muak dengan fase labil menuju kedewasaan ini. Saya muak menjadi seorang pemuak dan membenci banyak hal. Saya muak mengeluh.

17 tahun ini benar-benar memuakkan. saya ingin segera 18 tahun.