Kamis, 05 Februari 2015

Mati rasa


Berbulan-bulan mati rasa mengajari ku bahwa tidak merasakan apapun adalah hak terbaik yang pernah ku alami dalam hidupku. Setidaknya dengan memiliki hati beku tidak akan membuatku tersakiti oleh siapapun.
Hidup tanpa cinta tak seburuk yang terlihat jika kau sudah menjalaninya selama berbulan-bulan lamanya.
Nikmati saja.
Karna makin lama hanya akan merasakan perasaan hampa.
Tidak senang, tidak sedih. Hanya hampa.
Seperti melewati terowongan panjang, sunyi dan gelap. Berada disana membuatmu takut melangkah tapi kalau sudah terbiasa dalam kesunyian dan berteman dengan gelap. Kau akan taku silau karena melihat cahaya lagi bukan ?
Mati rasa merupakan keresahan yang menyenangkan.
Bukan berarti mati rasa lalu aku tak pernah merasakan cinta. Hanya belum. Belum benar-benar ada pria yang berhasil membuatku mengakui aku cinta. Ya beberapa datang silih berganti menggerakkan hati ke arah suka dan .. hilang. Membawa kehampaan yang baru.
Aku hanya takut merasakan sakit karena itu aku tak ingin cinta. Hey mati rasa, oh kau penyelamatku. Kalaupun jujur, jauh dari semua kehampaan ini aku berharap seseorang menghidupkan rasa ini lagi sekali lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar